Kita adalah dua tangan yang saling menggenggam. Menautkan jemari yang tak ingin melepas–karena dingin akan menyusupi. Tak membiarkan kehangatan pergi menjauh, yang seharusnya selalu mendekap.

Kita adalah sepasang kaki yang melangkah. Selalu beriringin tanpa berlari saling mendahului–karena kesendirian hanya membuat kita pincang dan tertatih. Sulit untuk menempuh perjalanan yang sudah dimulai.

Kita adalah napas dan jantung yang selalu berdetak. Tidak berjarak–karena kita sudah menyatu. Jika berjauhan maka sesak akan mendera. Membuat kita tak mampu bergerak lagi, kaku dan membeku.

Kita adalah cinta yang bertemu dalam getaran yang sama. Dua hati yang mengalir dalam rasa yang selalu merindu–hingga cahaya cinta berpendaran. Lalu melangitkan bahagia dalam doa-doa yang terlantun lirih.

Adakah yang lebih syahda dari ini?
Syahdu ….

Rina’s

One thought on “Kita …”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *