Berbagi rasa bersamamu
Dalam detik-detik yang kita ramu
Aku tak pernah jemu
Meskipun berkali-kali detak kita bertemu

Namun, waktu bergulir tanpa berunding …

Melintasi duri-duri tajam
Menghunjam
Air mata menenggelamkan temaram
Menatap kelam

Sedangkan aku tertunduk patih
Merengkuh cinta tertatih-tatih
Seketika wajahmu menjadi asing
Dan aku tak ingin berpaling!

Bertahan
: merawat luka
: menepis lara
: mencintaimu hingga akhir

 

Rina’s
Tanah Papua, 13 Februari 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *