Dalam detik waktu
Detak kita tergugu-gugu
Mengejar rindu yang berlari sesuka hati
Mengeja cinta dengan terbata-bata

Dalam detik waktu
Detak kita nyaris membeku
Rinai meliuk-liuk mengusik kehangatan
Setiap tetesan menebarkan gigil

Dalam detik waktu
Detak kita terpaku
Menyaksikan pertunjukan kalbu
Apakah cinta hanya tinggal kenangan?

Rina’s
Tanah Papua, 17 Agustus 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *