Aku tersentak!
Halilintar tidak menggelegar lagi.
Tidak mengabarkan hujan akan turun.

Tiba-tiba air jatuh tumpah ruah.
Bukan dari awan,
tapi dari kedua mataku.

Begitulah cinta,
sedang meneteskan kisahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *