Meretas kesendirian melukai
Seutas harapan terangkai
Seulas senyuman terkembang
Mematahkan jeri berkubang

Seperti baru tersadar
Berat mataku memandang sekitar
Hati pun beku tak berujar
Merapal cinta bergetar

Kadang aku masih merayapi malam
Detakku tenggelam
Cahaya bersembunyi di balik temaram
Beginikah rasanya luka lebam?

Ah, tidak! Bukan
Aku menggeleng kuat bertekuk tangan
Menenangkan debaran
Gusar kembali berdiri di depan

Entah apa yang bisa mengobati
Sapaan tak mampu membelai hati
Cermin terlalu jujur
Memantulkan luka-luka berlajur

Sayang,
Maaf jika aku belum pulang
Tak sepenuhnya ada di lubuk cinta
“Aku sedang berusaha,” hatiku berkata

Biar bunga bermekaran indah
Semilir angin berembus mendesah
Aku ada di antara putik
Mempersiapkan diri untuk kau petik

Kau petik kembali dari …
Mempersunting aku layaknya bidadari
Kita mengarungi hidup baru nan berseri
Menyerukan kebahagiaan lestari

Rina’s
Bumi Cendrawasih, 16 Mei 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *