Ada setitik luka
Merona dalam warna indah terleka
Menebarkan senyuman purnama
Bertutur halus membisikkan cinta tak bernama

Setitik luka
Sakitnya melukiskan ribuan duka
Menghunjam sanubari kekasih
Rintik hujan berbaris membasuh perih

Namun, degupnya terdengar jelas
Tak tampak wajah memelas
Helaan napas menerobos lorong kerinduan
Cintaku kembali bertuan

Senja ataukah fajar?
Rasa ini ingin berujar
Tak peduli pada mentari atau rembulan
Benderang datang dari mata kita yang bertatapan

Cinta sudah memenangkan debarannya
Cinta sudah mengucapkan kejujurannya
Cinta tahu ke mana akan pulang
Walaupun pernah menghilang
Berkelintaran di relung hati

Rina’s
Bumi Cendrawasih, 15 Mei 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *