Senyap merayap perlahan-lahan merajalela
Mengisi ruang gema bersahutan lara
Mendesak setiap sudut lebam beraroma
Tanpa belas kasih mengoyak asa

Aliran luka membanjiri jantung hati
Tak peduli wajah dingin berona pasi
Bergeming meski ribuan tanya meratapi
Hanya terpaku di balik jeruji rinai

Aku bukan menangis karena luka
Perih mencintaimu yang kudamba
Mengiris setiap helaan kenangan kita
Diam membungkam lubuk cinta

Tak mampu mengumbar benci
Tertatih-tatih menebar suka lebih kucintai
Berteriak agar kamu berpaling kembali
Dan memeluk senyap dalam buaian mimpi

 

Rina’s
Bumi Cendrawasih, 15.02.2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *