Arah dan angin menjadi sahabatku ketika berlayar. Melengkapi jejak demi jejak, hingga tujuan terlihat bukan dalam bayangan. Tapi dapat kusentuh.

Jika hanya angin saja, maka tujuan tak akan mendekat. Meski berlayar dalam kurun waktu yang lama, tetap saja angin hanya bisa bertiup. Menyaksikan diriku yang semakin menua dalam buaian semilirnya.

Maka memiliki tujuan menjadi hal yang penting. Angin akan menjadi sahabat terbaik. Tidak berkhianat pada asa yang didengar. Tidak melenyapkan setiap langkah yang menderu.

Berlayarlah dengan tujuan. Agar tidak terombang-ambing di tengah pengharapan yang melelahkan. Sebentar saja angin bertiup seperti yang kita inginkan. Sebentar saja kita bersemangat untuk mengarungi luasnya samudra. Kita tetap butuh tujuan untuk pencapaian.

Karena …
Berlayar tanpa arah
Hanya terombang-ambing ​
Angin saja tidak cukup
Untuk mengantarku pada tujuan

Rina’s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *