Kamu datang menghapus rindu
Sekaligus melukis sendu
Aku pun melepas rindu
Sambil tergugu-gugu pilu

Jika masih ada waktu untuk kita
Haruskah jarak membentang tak bersisa
Untuk semua rasa yang kita punya
Hanya menjadi bayangan yang menyiksa

Aku rela air mataku tumpah
Tak kan melepas untuk berpisah
Tak peduli pada sumpah serapah
Menahan perih luka masih berdarah

Sebab aku menyadari …
Kehilanganmu lebih menyiksa diri
Mengundang seribu perih yang kutangisi
Aku tak mampu berdiri sendiri

Bukan hanya aku …
Kamu pun tahu tapi masih tak mengaku
Kita adalah takdir yang menjadi satu
Menyatu hati masih melukis sendu

Izinkan aku menjadi pelangimu
Mewarnai hari-hari kita agar tak membiru
Melukis sendu hanya dengan rindu
Diiringi deru cinta yang mengalun syahdu

Aku dan kamu saling menggenggam
Berayun dalam suka dan luka mendalam
Biarkan semua berlalu meninggalkan kelam
Menjadi cerita kita yang berlanggam

 

Rina’s
Bumi Cendrawasih, 03.11.2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *