Indahnya warna tercipta untuk menyemarakkan wajah dunia. Berbagai macam warna menjadi semakin indah karena ada yang paling kusuka. Namun aku tidak pernah membenci warna lain yang tidak kusuka. Deretan warna-warna itu tetap memanjakan mata bagi siapa pun yang memandangnya, tanpa pilih kasih.

Pernahkah berpikir … Jika kelam juga indah? Kelam tidak sama dengan warna hitam, meski sama-sama gelap. Banyak yang menyukai warna hitam tapi tidak suka kelam. Karena kelam bukan warna, tapi kondisi yang dirasakan tanpa berwarna jika tidak bersyukur. Namun jika meyakini kelam adalah hikmah, maka kelam akan tetap berwarna dalam spektrum yang berbeda.

Karena kelam, aku bisa menikmati indahnya warna-warna. Karena dari kegelapan, aku bisa merasakan betapa bahagianya dalam dunia berwarna. Jadi, memang kelam bukan untuk dibenci apalagi dicaci. Tapi kelam adalah pengantar untuk menikmati warna yang lebih indah. Berbahagialah dalam semua warna atau kondisi, karena itu akan menjadi indah.

Rina’s

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *