Category:

Dengan Cara Lain

Dariku yang tidak pintar mencintaimuSelalu menyajikan kecamukSemula hari-hari meramuNamun, tetap saja … Dariku yang tidak pintar mencintaimuSelalu melimpahkan kelesahSahaja ingin menggaguNamun, tetap saja … Dariku yang tidak pintar mencintaimuSelalu menyuarakan Continue Reading

Posted On :
Category:

Rindu – 2

Pasti, sebentar lagi …Hujan turun mengecup bumi Kau tahu sebabnya, kan?Karena aku merindukan pagimuSapaan hangat di larik-larik cintamuMenjelma puisi indah yang kubaca sepanjang hari Pasti, sebentar lagi …Hujan turun mengecup Continue Reading

Posted On :
Category:

Warna Cinta-Mu

Di ujung jinggaTatapanku bertemuBertemu warna cinta-MuMenyaksikan hari tenggelam TenggelamTenggelamTenggelam di lintasan alamEngkau menggantikannya malam Malam yang Kau beri untukkuTuk selalu menemui-Mu 2020 Rina’s

Posted On :
Category:

Terabadikan

Dedaunan rela basahTerhempas bahkan meranaTanpa berkeluh kesahBerdiam dalam derana Hujan memapah tangis agar pecahHalilintar menampar derita supaya berteriakSahaja keraguan tercacahMenyatukan bahagia yang berserak Seraya berkata … Debar deburanSenyuman bahagiaPaparan lukaAdalah Continue Reading

Posted On :
Category:

Malaikat Kecilku

Mata itu hendak berbicara,alam terlalu asing menatapialam terlalu dingin menyentuhtapi selalu ada sepasang tangan membelainya hangat Mata itu hendak meneteskan kisah,tentang deraian kasih meruahtentang gelombang cinta mengalundan selalu ada suara Continue Reading

Posted On :
Category:

Kehilanganmu

Kehilanganmutak kusampaikan, berlaludi tepi langit senja yang selalumeramu rindu, dulu. Kehilanganmutak kusampaikan, berlaludi erat pelukan malam yang selalumendekap pekat, dulu. Kehilanganmutak kusampaikan, berlaludi cakrawala pagi yang selalumenyapa galabah, dulu. Kehilanganmutak Continue Reading

Posted On :
Category:

Kita …

Kita adalah dua tangan yang saling menggenggam. Menautkan jemari yang tak ingin melepas–karena dingin akan menyusupi. Tak membiarkan kehangatan pergi menjauh, yang seharusnya selalu mendekap. Kita adalah sepasang kaki yang melangkah. Continue Reading

Posted On :
Category:

Sketsa Waktu

Dari patahan hariAku terjurai di ranting waktuMenunggu angin beralih badai debuBadai yang biasa datang tak berundang Dari semburan debuAku terlempar di akar waktuMenunggu hujan jatuh menderasLarung bersama teramai kenangan Dari Continue Reading

Posted On :